WhatsApp Image 2026 07 22 at 08.08.13

Godong – Sebuah rumah milik warga lanjut usia di Desa Sumberagung, Kecamatan Godong, mengalami kebakaran pada Senin malam (6/7/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Berkat kesigapan warga, personel Polsek Godong, dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke rumah-rumah di sekitarnya.

Rumah tersebut merupakan milik Marinem (76). Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangganya, Supiyono (65), yang mendengar suara letupan dari arah rumah korban. Saat melakukan pengecekan, ia melihat kobaran api telah membakar bagian dapur rumah.

Mengetahui kejadian tersebut, Supiyono segera berteriak meminta pertolongan warga sekaligus membangunkan korban yang saat itu sedang beristirahat di dalam rumah. Warga kemudian bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya serta menyelamatkan sejumlah barang milik korban agar tidak ikut terbakar.

Tidak lama berselang, personel Polsek Godong bersama petugas Damkar tiba di lokasi untuk melakukan penanganan. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu setengah jam dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 23.30 WIB.

Kapolsek Godong, AKP Muh. Suharto, menyampaikan bahwa respons cepat masyarakat bersama aparat kepolisian dan petugas pemadam kebakaran menjadi faktor penting dalam mencegah api menjalar ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh sisa bara api pada tungku tradisional berbahan bakar kayu yang belum benar-benar padam. Bara tersebut diduga kembali menyala dan membakar material kayu di area dapur hingga menyebabkan kebakaran.

Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Korban berhasil dievakuasi dengan selamat sebelum api membesar. Namun demikian, bagian dapur serta sejumlah konstruksi rumah yang didominasi kayu jati mengalami kerusakan cukup parah. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.

Pemerintah Kecamatan Godong mengimbau masyarakat, khususnya yang masih menggunakan tungku berbahan bakar kayu, agar selalu memastikan bara api telah benar-benar padam sebelum meninggalkan dapur maupun beristirahat. Kewaspadaan dan langkah pencegahan sederhana sangat penting untuk menghindari terjadinya kebakaran, terutama pada rumah yang masih menggunakan material kayu sebagai konstruksi utama.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga dalam membantu proses evakuasi dan pemadaman menjadi wujud kepedulian sosial yang patut diapresiasi. Diharapkan, masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran sehingga kejadian serupa dapat dicegah di kemudian hari.