Damkar Pos Godong Berhasil Padamkan Kebakaran Dami di Desa Harjowinangun

WhatsApp Image 2026 07 24 at 08.21.56Godong – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Pos Godong berhasil memadamkan kebakaran tumpukan dami yang terjadi di pinggir area persawahan Jalan Raya Godong–Semarang, Desa Harjowinangun, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 10.50 WIB.

Kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran dami yang kemudian menimbulkan kobaran api dan kepulan asap di sekitar lokasi. Peristiwa tersebut diketahui warga setelah melihat asap tebal yang menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kepadatan.

Warga yang khawatir api akan meluas segera melaporkan kejadian tersebut kepada Petugas Damkar Satpol PP Pos Godong. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas berangkat menuju lokasi pada pukul 10.55 WIB dengan membawa armada pemadam beserta kendaraan suplai air dan tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB.

Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman serta pendinginan untuk memastikan seluruh titik api telah padam dan tidak kembali menyala. Berkat penanganan yang cepat, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merambat ke area persawahan maupun lingkungan di sekitarnya.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Proses penanganan berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif.

Pemerintah Kecamatan Godong mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran jerami atau dami secara sembarangan. Masyarakat diharapkan selalu memperhatikan faktor keselamatan dan memastikan api benar-benar padam agar tidak memicu kebakaran yang dapat membahayakan lingkungan maupun aktivitas masyarakat.

Kebakaran Rumah Lansia di Desa Sumberagung, Warga dan Petugas Sigap Cegah Api Meluas

WhatsApp Image 2026 07 22 at 08.08.13

Godong – Sebuah rumah milik warga lanjut usia di Desa Sumberagung, Kecamatan Godong, mengalami kebakaran pada Senin malam (6/7/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Berkat kesigapan warga, personel Polsek Godong, dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke rumah-rumah di sekitarnya.

Rumah tersebut merupakan milik Marinem (76). Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangganya, Supiyono (65), yang mendengar suara letupan dari arah rumah korban. Saat melakukan pengecekan, ia melihat kobaran api telah membakar bagian dapur rumah.

Mengetahui kejadian tersebut, Supiyono segera berteriak meminta pertolongan warga sekaligus membangunkan korban yang saat itu sedang beristirahat di dalam rumah. Warga kemudian bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya serta menyelamatkan sejumlah barang milik korban agar tidak ikut terbakar.

Tidak lama berselang, personel Polsek Godong bersama petugas Damkar tiba di lokasi untuk melakukan penanganan. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu setengah jam dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 23.30 WIB.

Kapolsek Godong, AKP Muh. Suharto, menyampaikan bahwa respons cepat masyarakat bersama aparat kepolisian dan petugas pemadam kebakaran menjadi faktor penting dalam mencegah api menjalar ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh sisa bara api pada tungku tradisional berbahan bakar kayu yang belum benar-benar padam. Bara tersebut diduga kembali menyala dan membakar material kayu di area dapur hingga menyebabkan kebakaran.

Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Korban berhasil dievakuasi dengan selamat sebelum api membesar. Namun demikian, bagian dapur serta sejumlah konstruksi rumah yang didominasi kayu jati mengalami kerusakan cukup parah. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.

Pemerintah Kecamatan Godong mengimbau masyarakat, khususnya yang masih menggunakan tungku berbahan bakar kayu, agar selalu memastikan bara api telah benar-benar padam sebelum meninggalkan dapur maupun beristirahat. Kewaspadaan dan langkah pencegahan sederhana sangat penting untuk menghindari terjadinya kebakaran, terutama pada rumah yang masih menggunakan material kayu sebagai konstruksi utama.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga dalam membantu proses evakuasi dan pemadaman menjadi wujud kepedulian sosial yang patut diapresiasi. Diharapkan, masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran sehingga kejadian serupa dapat dicegah di kemudian hari.

Kejadian Kebakaran di Desa Dorolegi Kecamatan Godong

Kejadian Kebakaran di Desa Dorolegi Kecamatan Godong

📅 Senin, 29 September 2025
📍 Dusun Bandung RT 001 RW 004, Desa Dorolegi, Kecamatan Godong
🕖 Sekitar pukul 19.00 WIB

 

WhatsApp Image 2025 10 21 at 11.51.29

Telah terjadi peristiwa kebakaran rumah milik warga bernama Ahmadi bin Parjan, seorang petani yang tinggal di Dusun Bandung RT 001 RW 004, Desa Dorolegi, Kecamatan Godong. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga sekitar sekitar pukul 19.10 WIB, yang melihat api sudah membesar di bagian rumah kayu milik korban.

Warga sekitar segera berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran Kecamatan Godong. Sekitar pukul 19.40 WIB, dua unit mobil damkar tiba di lokasi dan melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.

 

WhatsApp Image 2025 10 21 at 11.51.58

Berdasarkan hasil olah TKP sementara, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik atau hubungan arus pendek pada instalasi lama. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 50 juta.

Barang-barang yang terbakar di antaranya:

  • Rumah kayu limasan ukuran 14x14 meter;

  • Satu unit sepeda motor (nomor polisi tidak diketahui);

  • Lemari pendingin, perabotan rumah tangga, dan barang lainnya.

Langkah-langkah yang telah diambil oleh petugas antara lain:

  • Mendatangi dan olah TKP bersama unsur terkait (KSPKT, Bhabinkamtibmas, Babinsa Koramil Godong);

  • Membantu proses pemadaman;

  • Mengamankan barang-barang yang tersisa;

  • Mengumpulkan keterangan saksi;

  • Membuat laporan kejadian ke pihak kepolisian dan melaporkannya kepada pimpinan.

Kecamatan Godong mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing dan memastikan peralatan listrik dalam keadaan aman untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Dua Rumah Ludes Terbakar dan Satu Rumah Terdampak Kebakaran di Desa Manggarwetan

Godong – Kebakaran melanda permukiman warga di Desa Manggarwetan, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, pada Minggu (7/6/2026) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan dua unit rumah dan merusak sebagian dapur satu rumah lainnya.

5a57b kebakaran godong

Sumber foto: Dokumentasi Polsek Godong)

Rumah yang terdampak merupakan milik Saelan (65), Muhamad Risad Alkalifi (25), dan Muibah (60). Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik di rumah milik Saelan.

Peristiwa pertama kali diketahui warga setelah melihat kobaran api dari bagian tengah rumah korban. Warga kemudian berteriak meminta pertolongan dan bergotong royong melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Petugas Damkar Wilayah Godong segera menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran. Penanganan juga mendapat dukungan dari dua unit Damkar Gubug dan satu unit Damkar Dempet, Kabupaten Demak. Berkat kerja sama petugas dan masyarakat, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian sehingga tidak meluas ke permukiman lainnya.

Akibat kejadian tersebut, rumah milik Saelan beserta berbagai barang berharga, termasuk satu unit sepeda motor, mengalami kerusakan berat. Rumah milik Muhamad Risad Alkalifi juga ludes terbakar bersama sejumlah barang berharga, sementara rumah milik Muibah mengalami kerusakan pada bagian dapur akibat api yang sempat merambat.

Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, total kerugian material diperkirakan mencapai Rp101 juta.

Pemerintah Kecamatan Godong mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta mencabut atau mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan, terutama saat meninggalkan rumah. Langkah pencegahan tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko terjadinya kebakaran dan melindungi keselamatan jiwa maupun harta benda.

WBS (Whistle Blowing System)

Contoh Banner WBS dan Call Centre WA Layanan Publik Inspektorat

CAMAT GODONG

ANGGA PUTRA WIDANIS, S.STP, M.Si

                     Angga                                           

LAYANAN DARURAT

Layanan Darurat